Minggu, 23 November 2014

Wmatsui Fanfiction (Indonesia Version) part 1

"When We First Met"


Oh hello,namaku Matsui Jurina. Saat ini aku berumur 17 tahun,tapi sampai sekarang aku hanya mempunyai 1 teman yang setia dengan ku,namanya Watanabe Mayu. Sering dipanggil Mayuyu. Aku dan mayuyu sudah 10 tahun berteman. Dia sering sekali curhat tentang orang yang dia suka. 
Suatu hari saat aku dan mayuyu sedang berjalan ke kafetaria,tiba tiba seorang perempuan terjatuh akibat membawa buku yang sangat banyak. Lalu aku pun menolongnya dan yup,Mayuyu hanya melihatnya saja. 

Perempuan itu bilang "ahh,terima kasih,kamu baik sekali.."

Lalu aku menjawab "sudah sepantasnya aku menolong kamu...lihat saja buku ini,pantas kamu terjatuh"

Kemudian kami menuju ke perpustakaan dan disitulah kami berkenalan

"Terima kasih atas bantuannya yaa....oh iya namaku Matsui Rena panggil saja Rena,aku dari kelas 12A" kata rena sambil tersenyum manis. Senyumannya pun membuat hati ku berdetak sangat cepat

"Oh...ya,,, hahaha...namaku Matsui Jurina panggil...e...juri...jurina dari....ke..las..11E" jawabku sambil gemetaran. Ternyata kami beda 1 tahun dan jarak antar kelas kami cukup jauh

Lalu dia tersenyum lagi karena tingkah ku yang tidak bisa terkendali. Akhirnya kami pun bertukar nomor telepon. Saat itu Mayuyu pun datang menghampiri ku. Dia pun kebingungan melihat aku dan Rena sangat akrab

"Wahhh baru kenal saja sudah akrab,bagaimana kalau jadi..." tiba tiba saja tangan ku bergerak sendiri dan menutupi mulut mayuyu

Seketika itu bel masuk pun berbunyi,aku pun segera berpamitan dengan Rena dan menarik tangan mayuyu. Saat di kelas tiba tiba datanglah murid baru,dia pun segera mengenalkan diri. Namanya Kashiwagi Yuki. Guru pun menyuruh Yuki duduk di sebelah Mayuyu karena hanya tempat itu yang kosong. Saat Yuki duduk,seketika wajah Mayuyu langsung merah merona...ada apa yaa??
Sekilas aku dengar ternyata Yuki dan Mayuyu sudah saling mengenal satu sama lain. Ternyata mereka satu sekolah saat SD dulu

Seminggu kemudian......

Aku dan Mayuyu sedang jalan ke perpustakaan. Tiba tiba saja Yuki memanggil Mayuyu

"Mayuyu,sudah lama aku memendam rasa ini sejak 6 tahun lamanya,sekarang mungkin adalah waktu yang tepat.....Mayuyu,apakah kamu mau jadi pacarku?" kata Yuki sambil memegang bunga mawar kesukaan Mayuyu

Aku dan Mayuyu pun terkejut bukan main. Lalu aku berbisik "Terima saja!! Bukannya kamu juga suka Yuki?!" Lalu Mayuyu pun menganggukan kepala sambil meneteskan air matanya. Aku pun senang sekali karena sahabatku sudah mendapatkan apa yang dia mau. Mereka pun berpelukan di sertai ciuman yang romantis
Tiba tiba saja aku berpikir bahwa,apakah aku dan Rena bisa seperti ini? Apakah Rena akan menerimaku? Apakah Rena juga mencintaiku? Mungkin sangat sulit bagi ku untuk melakukan itu semua karena Rena adalah seniorku,dan dia juga sudah aku anggap seperti Kakak ku sendiri. Ya Tuhan! Inikah yang dinamakan cinta?

Lalu sekilas aku melihat Rena. Lalu aku menghampirinya,tapi saat aku ingin menghampirinya tiba tiba seseorang pun memeluknya dari belakang. Aku pun sempat berpikir bahwa dia adalah teman Rena,akan tetapi dia bukan teman Rena,dia adalah pacar Rena. Ya aku melihat mereka berciuman dan berpelukan. Seketika itu hatiku remuk dan terasa sangat sakit sampai aku tidak bisa menangis. Dadaku terasa sesak,sangat sulit untuk bernafas. Aku melihat mereka sangat romantis,berpegangan tangan sambil membaca buku. Kenapa Rena tidak pernah bilang kalau dia sudah punya pacar? Kenapa aku sulit menoleh ke arah lain? Kenapa aku tidak bisa berpaling dari pandangan itu? 
Untungnya Mayuyu menepuk bahu ku sehingga aku bisa berpaling

"Jurina??? Kenapa kamu melamun? Lihat apa sih?!.....ahhh Rena chan sedang dengan siapa?? Eee? 
Apakah itu Yuka?! Pemain drama sekolah terbaik?! Ya ampun tidak disangka Rena berpacaran dengan Yuka!!!"

Yuka? Pemain drama sekolah terbaik? Oooohh sekarang aku ingat,dia yang pernah mengalahkan aku saat kontes drama tahun lalu. Dia dari kelas...ahh sekelas dengan Rena chan!!!!! Pantas saja!
Aku pun lari ke kelas dengan kesal dan penuh amarah

Menuju rumah.......

Saat aku sedang di jalan pulang,aku melihat sebuah mobil berhenti mendadak. Lalu seorang perempuan keluar dari mobil dengan kesalnya sambil membanting pintu. Ahh Rena chan!!!
Ternyata Rena dan Yuka sedang bertengkar. Yuka pun menampar Rena dan membuatnya menangis.
Aku pun berlari ke arah mereka dan seketika itu langsung menghadang tamparan dari Yuka

"Yuka san!!! Apakah itu manusiawi menampar seorang perempuan di tengah jalan?! Kalau kau mau menampar,tamparlah saya!!! Jangan pernah tampar Rena chan apalagi membuatnya menangis!" aku pun marah dan menyuruh Yuka untuk pergi

"Rena,kamu akan menyesal atas apa yang kamu perbuat kepada ku!!" kata Yuka

Yuka pun langsung pergi dengan menancapkan gas dengan cepat. Lalu aku pun menenangi Rena
"Rena chan,sudahlah jangan menangis lagi,aku tidak bisa melihat seorang perempuan menangis apalagi teman ku sendiri...." Aku pun langsung mengelap air mata Rena dengan sapu tangan milik ku. Kami pun sempat bertatapan. Jantungku pun berdetak dengan cepatnya. Seketika itu Rena berkata "Apakah kamu tahu kenapa aku dan Yuka bertengkar?" Lalu aku jawab "Apakah karena seseorang?"
Rena menjawab "Kami bertengkar karena aku tidak kuat dengan Yuka. Setiap hari dia selalu mengatur kehidupan ku...."
Mendengar jawab Rena,di dalam hatiku pun berkata "Rena chan,andai kamu tahu kalau aku bisa mencintai mu tanpa harus mengatur hidup mu,aku bisa lebih dan lebih mencintaimu dengan tulus"
Lalu aku pun mengantar Rena chan pulang ke rumahnya. Saat sudah sampai rumah,tiba tiba Rena memeluk ku. Aku pun terkejut,jantungku kali ini rasanya seperti ingin meledak.

"Terima kasih ya Jurina. Tanpa kamu,pasti tadi aku sudah....."
Aku pun memotong kata kata itu dengan jari telunjuk ke mulut Rena "sttt,apa pun itu,aku tetap selalu akan melindungi mu Rena..... Aku sangat mencintai mu kau tau? Sangat mencintaimu bahkan lebih"
Aku pun kaget karena tiba tiba saja aku berkata seperti itu. Aku takut saat aku bilang seperti itu Rena malah membenciku,tapi.... "Jurina??? Aa..aaa..sebenarnya aku juga merasakan hal itu. Aku juga mencintaimu Jurina,tapi aku takut.."
Aku menyipitkan mataku seolah tidak terima "Kenapa Rena??? Kenapa??? Apa yang kamu takuti?"
Rena menjawab "Aku takut karena kamu terlalu muda walaupun kita hanya beda 1 tahun,aku takut kalau saat aku sudah lulus,aku tidak akan bertemu dengan kamu lagi!" sambil menangis
Aku pun menjawab dengan tenang "Kamu tidak perlu takut Rena chan...Biarkan saja orang lain mau berkata apa tentang kita,anggap saja mereka seperti daun yang berguguran dan terdengar sayup. Apa pun itu rintangannya,aku akan selalu mencintaimu Rena chan. Aku akan selalu menjagamu sampai nafasku berhenti. Aku akan menghalangi siapa pun yang akan masuk ke hati mu. I love you Rena chan...."

Rena pun menangis sambil memelukku dengan erat seolah dia tidak akan membiarkan aku pergi
"Jurina?? Apa kau mau janji 1 hal kepadaku?"
"Apa pun itu Rena chan..."
"Janji kalau kamu selalu ada untuk aku?"

"Aku berjanji...." Jawabku sambil menyium kening Rena chan
"I love you too,Jurina...."






-The End-


Part 2 to be continues
Jangan lupa comment yaa terimakasih :)

Tokoh:
Matsui Jurina
Matsui Rena
Watanabe Mayu
Kashiwagi Yuki
Yuka Nakanishi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar