Senin, 24 November 2014

Wmatsui Fanfiction (Indonesian Version) part 2

"Complicated"

"Rena chan! Aku tidak mau kalau kamu seperti itu lagi! Aku tidak suka kalau kamu dekat dengan orang lain selain aku!....Rena chan! Tunggu!!"
BLAMMM! Aku pun menutup pintu rumah dengan membanting pintu itu. Ya,aku dan Jurina sudah 1 tahun berpacaran,tapi akhir akhir ini dia sering marah karena aku dekat dengan teman baru ku yang bernama Watanabe Miruki. Padahal aku tidak pernah melarang Jurina menyisihkan waktu dengan Mayuyu. Mungkin inilah resikonya berpacaran dengan seseorang yang 1 tahun lebih muda dariku. Aku juga tidak pernah marah saat dia dimintai tanda tangan,foto,bahkan dikerubungi wanita. 3 bulan yang lalu Jurina diangkat menjadi captain basket di sekolah.
Tiba tiba Handphone ku bunyi. Ahhh sms dari Jurina... Lalu aku membuka sms itu

"Rena chan....Temui aku di Oshisan Cafe,jam 7. Aku berharap kamu mau menemuiku....Aku minta maaf atas kejadian tadi"

Haruskah aku memaafkan Jurina?..... Tapi aku harus memaafkannya. Lalu aku menyiapkan pakaian untuk menemui Jurina

Jam 7 malam.....

Aku pun sudah tiba di Oshisan Cafe. Tiba tiba seseorang menutup mataku. Aku sangat yakin itu Jurina,aku bisa merasakan lembutnya tangan jurina dan bau parfum sakuranya. "ahh Jurina,sudahlah jangan menutupi mataku,aku tidak bisa lihat.." Jurina pun melepaskkan tangannya dan saat aku menoleh kebelakang dia langsung memegang pundak ku
"Rena chan,aku minta maaf ya. Aku begitu emosional. Aku marah karena aku terlalu cemburu. Aku tidak mau kamu jatuh cinta kepada orang lain.." katanya sambil memasang wajah takut dan cemas
"Jurina...Aku tidak akan pernah jatuh cinta ke orang lain...Aku hanya mencintaimu. Jadi kamu tidak usah takut,Aku tidak akan jatuh ke tangan orang lain. Aku hanya milikmu,Jurina"jawabku sambil memeluk Jurina

Tiba tiba......

Saat kami berjalan tiba tiba handphone Jurina bunyi...Sekilas aku melihat sms itu. Ahhh aku melihat kata..
"Siapa itu Jurina? Kenapa ada kata kata seperti itu? Apakah itu selingkuhan mu hah?!!!" tanya ku sambil marah
"Ehh Rena chan aku tidak tahu nomer ini. Aku tidak pernah selingkuh dibelakang mu.. Ahh ini..pesan ini salah terkirim.."
"Dasar pembohong!!!!"teriakku smbil mendorong Jurina

Jurina pun menarik tanganku "Rena chan sumpahhh aku tidak tahu nomor ini...Ehh...Aku juga tidak akan pernah mencintai orang lain selain kamu"
Aku pun menjawab "Sudahlah Jurina,mungkin kita harus mengakhiri hubungan kita. Mungkin ini adalah jalan terbaik bagi kita berdua! Mulai detik ini...Kita PUTUS!!"
Aku langsung lari dan meninggalkan Jurina di taman. Dan sekilas aku melihat Jurina terdiam kaget.
Setelah kejadian itu aku dan Jurina tidak pernah bertemu lagi,mungkin hanya kebetulan saja lewat saat di perpustakaan atau di kafetaria

3 bulan kemudian......

Mayuyu tiba tiba menghampiriku di perpustakaan "ehh,Rena chan... Apakah kamu tahu sejak kamu dan Jurina putus.... Jurina tidak pernah masuk sekolah 2 bulan ini?"
Aku pun kaget mendengar itu "HAH?! 2 bulan?! Aku tidak pernah tau tentang itu"
"Kata orang tuanya Jurina sedang sakit, tp aku berpikir kalau Jurina sakit,dia pasti hanya absen 1 minggu saja..."
Lalu aku melihat Wallpaper handphone ku.....Ya aku masih memasang foto itu saat kita sedang bertatapan.



Pulang sekolah....

Aku sudah ada di rumah Jurina. Entah kenapa saat pelajaran tadi aku tidak fokus dan bersemangat seperti biasanya. Jadi aku memutuskan untuk menjenguk Jurina.
Lalu aku pun menemui orang tua Jurina
"Ohh jadi ini ya yang namanya Rena. Kau harus tau,setiap hari Jurina selalu menceritakan kamu ke saya. Katanya kamu adalah orang tercantik dan termanis yang pernah dia kenal."
Haahahahaha....aku pun tertawa mendengar itu
Tiba tiba Jurina keluar dari kamarnya dan terlihat kaget saat aku ada di ruang tamu

"Ahh... Rena chan...Kenapa ka..kamu disini?" tanya Jurina dengan memasang wajah bingung
"Aku hanya ingin menjengukmu Jurina.... A..Aku...mengkhawatirkanmu"
Lalu orang tuanya Jurina meninggalkan kami berdua

Jurina pun berkata "Kenapa kamu mengkhawatirkan aku? Bukannya kamu bilang aku adalah seorang pembohong?" sambil tersenyum
Aku pun menjawab "Aku hanya mengkhawatirkan kamu saja kok. Dan bukan berarti aku..."
Lalu kata kataku dipotong oleh Jurina. "Bukan berarti apa Rena chan? Dengar..."
Jurina pun menghampiriku dan memegang tangan ku. "Saat itu ternyata yang mengirim pesan itu adalah temannya Mayuyu. Dia salah mengirim pesan,harusnya ke pacarnya tapi malah terkirim ke nomor ku....Jadi tolong jangan salah paham dulu.. Aku tidak pernah berbuat seperti itu bahkan sekecil apapun. Kalau kamu tidak percaya,kamu bisa menanyakan hal itu ke Mayuyu. Dia akan menjelaskan semuanya dengan detail. Nah sekarang,aku mohon...Kembalilah kepadaku Rena chan... Kau tahu kenapa aku tidak masuk sekolah hingga 2 bulan? Itu semua aku lakukan supaya kamu tidak membenciku,supaya kamu tidak melihat aku lagi"

Aku langsung meneteskan air mata dan merasa bersalah. Tanpa basa basi aku langsung memeluk erat Jurina.
"Jurinaaa! Maafkan aku yaa. Maafkan aku karena aku telah menuduhmu!"
"Rena chan...... Tolong....Aku tidak...bisa bernafas" katanya sambil tertawa
"Ahhh maaf" jawabku sambil tersipu malu dan tertawa





-The End-

Wmatsui Fanfiction akan segera berlanjut kok! Jadi mohon di Fav yaa dan jangan lupa comment dan share ya.... Terima Kasih


Minggu, 23 November 2014

Wmatsui Fanfiction (Indonesia Version) part 1

"When We First Met"


Oh hello,namaku Matsui Jurina. Saat ini aku berumur 17 tahun,tapi sampai sekarang aku hanya mempunyai 1 teman yang setia dengan ku,namanya Watanabe Mayu. Sering dipanggil Mayuyu. Aku dan mayuyu sudah 10 tahun berteman. Dia sering sekali curhat tentang orang yang dia suka. 
Suatu hari saat aku dan mayuyu sedang berjalan ke kafetaria,tiba tiba seorang perempuan terjatuh akibat membawa buku yang sangat banyak. Lalu aku pun menolongnya dan yup,Mayuyu hanya melihatnya saja. 

Perempuan itu bilang "ahh,terima kasih,kamu baik sekali.."

Lalu aku menjawab "sudah sepantasnya aku menolong kamu...lihat saja buku ini,pantas kamu terjatuh"

Kemudian kami menuju ke perpustakaan dan disitulah kami berkenalan

"Terima kasih atas bantuannya yaa....oh iya namaku Matsui Rena panggil saja Rena,aku dari kelas 12A" kata rena sambil tersenyum manis. Senyumannya pun membuat hati ku berdetak sangat cepat

"Oh...ya,,, hahaha...namaku Matsui Jurina panggil...e...juri...jurina dari....ke..las..11E" jawabku sambil gemetaran. Ternyata kami beda 1 tahun dan jarak antar kelas kami cukup jauh

Lalu dia tersenyum lagi karena tingkah ku yang tidak bisa terkendali. Akhirnya kami pun bertukar nomor telepon. Saat itu Mayuyu pun datang menghampiri ku. Dia pun kebingungan melihat aku dan Rena sangat akrab

"Wahhh baru kenal saja sudah akrab,bagaimana kalau jadi..." tiba tiba saja tangan ku bergerak sendiri dan menutupi mulut mayuyu

Seketika itu bel masuk pun berbunyi,aku pun segera berpamitan dengan Rena dan menarik tangan mayuyu. Saat di kelas tiba tiba datanglah murid baru,dia pun segera mengenalkan diri. Namanya Kashiwagi Yuki. Guru pun menyuruh Yuki duduk di sebelah Mayuyu karena hanya tempat itu yang kosong. Saat Yuki duduk,seketika wajah Mayuyu langsung merah merona...ada apa yaa??
Sekilas aku dengar ternyata Yuki dan Mayuyu sudah saling mengenal satu sama lain. Ternyata mereka satu sekolah saat SD dulu

Seminggu kemudian......

Aku dan Mayuyu sedang jalan ke perpustakaan. Tiba tiba saja Yuki memanggil Mayuyu

"Mayuyu,sudah lama aku memendam rasa ini sejak 6 tahun lamanya,sekarang mungkin adalah waktu yang tepat.....Mayuyu,apakah kamu mau jadi pacarku?" kata Yuki sambil memegang bunga mawar kesukaan Mayuyu

Aku dan Mayuyu pun terkejut bukan main. Lalu aku berbisik "Terima saja!! Bukannya kamu juga suka Yuki?!" Lalu Mayuyu pun menganggukan kepala sambil meneteskan air matanya. Aku pun senang sekali karena sahabatku sudah mendapatkan apa yang dia mau. Mereka pun berpelukan di sertai ciuman yang romantis
Tiba tiba saja aku berpikir bahwa,apakah aku dan Rena bisa seperti ini? Apakah Rena akan menerimaku? Apakah Rena juga mencintaiku? Mungkin sangat sulit bagi ku untuk melakukan itu semua karena Rena adalah seniorku,dan dia juga sudah aku anggap seperti Kakak ku sendiri. Ya Tuhan! Inikah yang dinamakan cinta?

Lalu sekilas aku melihat Rena. Lalu aku menghampirinya,tapi saat aku ingin menghampirinya tiba tiba seseorang pun memeluknya dari belakang. Aku pun sempat berpikir bahwa dia adalah teman Rena,akan tetapi dia bukan teman Rena,dia adalah pacar Rena. Ya aku melihat mereka berciuman dan berpelukan. Seketika itu hatiku remuk dan terasa sangat sakit sampai aku tidak bisa menangis. Dadaku terasa sesak,sangat sulit untuk bernafas. Aku melihat mereka sangat romantis,berpegangan tangan sambil membaca buku. Kenapa Rena tidak pernah bilang kalau dia sudah punya pacar? Kenapa aku sulit menoleh ke arah lain? Kenapa aku tidak bisa berpaling dari pandangan itu? 
Untungnya Mayuyu menepuk bahu ku sehingga aku bisa berpaling

"Jurina??? Kenapa kamu melamun? Lihat apa sih?!.....ahhh Rena chan sedang dengan siapa?? Eee? 
Apakah itu Yuka?! Pemain drama sekolah terbaik?! Ya ampun tidak disangka Rena berpacaran dengan Yuka!!!"

Yuka? Pemain drama sekolah terbaik? Oooohh sekarang aku ingat,dia yang pernah mengalahkan aku saat kontes drama tahun lalu. Dia dari kelas...ahh sekelas dengan Rena chan!!!!! Pantas saja!
Aku pun lari ke kelas dengan kesal dan penuh amarah

Menuju rumah.......

Saat aku sedang di jalan pulang,aku melihat sebuah mobil berhenti mendadak. Lalu seorang perempuan keluar dari mobil dengan kesalnya sambil membanting pintu. Ahh Rena chan!!!
Ternyata Rena dan Yuka sedang bertengkar. Yuka pun menampar Rena dan membuatnya menangis.
Aku pun berlari ke arah mereka dan seketika itu langsung menghadang tamparan dari Yuka

"Yuka san!!! Apakah itu manusiawi menampar seorang perempuan di tengah jalan?! Kalau kau mau menampar,tamparlah saya!!! Jangan pernah tampar Rena chan apalagi membuatnya menangis!" aku pun marah dan menyuruh Yuka untuk pergi

"Rena,kamu akan menyesal atas apa yang kamu perbuat kepada ku!!" kata Yuka

Yuka pun langsung pergi dengan menancapkan gas dengan cepat. Lalu aku pun menenangi Rena
"Rena chan,sudahlah jangan menangis lagi,aku tidak bisa melihat seorang perempuan menangis apalagi teman ku sendiri...." Aku pun langsung mengelap air mata Rena dengan sapu tangan milik ku. Kami pun sempat bertatapan. Jantungku pun berdetak dengan cepatnya. Seketika itu Rena berkata "Apakah kamu tahu kenapa aku dan Yuka bertengkar?" Lalu aku jawab "Apakah karena seseorang?"
Rena menjawab "Kami bertengkar karena aku tidak kuat dengan Yuka. Setiap hari dia selalu mengatur kehidupan ku...."
Mendengar jawab Rena,di dalam hatiku pun berkata "Rena chan,andai kamu tahu kalau aku bisa mencintai mu tanpa harus mengatur hidup mu,aku bisa lebih dan lebih mencintaimu dengan tulus"
Lalu aku pun mengantar Rena chan pulang ke rumahnya. Saat sudah sampai rumah,tiba tiba Rena memeluk ku. Aku pun terkejut,jantungku kali ini rasanya seperti ingin meledak.

"Terima kasih ya Jurina. Tanpa kamu,pasti tadi aku sudah....."
Aku pun memotong kata kata itu dengan jari telunjuk ke mulut Rena "sttt,apa pun itu,aku tetap selalu akan melindungi mu Rena..... Aku sangat mencintai mu kau tau? Sangat mencintaimu bahkan lebih"
Aku pun kaget karena tiba tiba saja aku berkata seperti itu. Aku takut saat aku bilang seperti itu Rena malah membenciku,tapi.... "Jurina??? Aa..aaa..sebenarnya aku juga merasakan hal itu. Aku juga mencintaimu Jurina,tapi aku takut.."
Aku menyipitkan mataku seolah tidak terima "Kenapa Rena??? Kenapa??? Apa yang kamu takuti?"
Rena menjawab "Aku takut karena kamu terlalu muda walaupun kita hanya beda 1 tahun,aku takut kalau saat aku sudah lulus,aku tidak akan bertemu dengan kamu lagi!" sambil menangis
Aku pun menjawab dengan tenang "Kamu tidak perlu takut Rena chan...Biarkan saja orang lain mau berkata apa tentang kita,anggap saja mereka seperti daun yang berguguran dan terdengar sayup. Apa pun itu rintangannya,aku akan selalu mencintaimu Rena chan. Aku akan selalu menjagamu sampai nafasku berhenti. Aku akan menghalangi siapa pun yang akan masuk ke hati mu. I love you Rena chan...."

Rena pun menangis sambil memelukku dengan erat seolah dia tidak akan membiarkan aku pergi
"Jurina?? Apa kau mau janji 1 hal kepadaku?"
"Apa pun itu Rena chan..."
"Janji kalau kamu selalu ada untuk aku?"

"Aku berjanji...." Jawabku sambil menyium kening Rena chan
"I love you too,Jurina...."






-The End-


Part 2 to be continues
Jangan lupa comment yaa terimakasih :)

Tokoh:
Matsui Jurina
Matsui Rena
Watanabe Mayu
Kashiwagi Yuki
Yuka Nakanishi